Jumat, 08 Juli 2016

Ingin Kaya, Coba Belajar dari Benjamin Franklin

Ingin Kaya, Coba Belajar dari Benjamin FranklinLebih dari dua abad silam, pendiri Amerika Serikat, Benjamin Franklin, merangkai sejumlah pepatah untuk kekayaan dan kesuksesan. Rangkaian kata-kata ini dipublikasikan dalam catatan tahunan "Poor Richard's Almanack".
Dilansir dari Business Insider, karya Benjamin ini telah diterjemahkan dalam 100 bahasa.
Seabad kemudian, banyak wejangan dari Benjamin yang masih relevan untuk menggapai kekayaan dan kesuksesan. Misalnya, "Jika ingin kaya, berpikirlah bisa menabung sejumlah yang didapat," dan "Seorang pria yang tak tahu cara menabung, taruh semua hidupnya di batu asahan dia akan mati tak hormat layaknya sebuah groat (uang koin perak) pada akhirnya.

Tentu, menghasilkan uang itu sangat penting. Setelah itu, mereka fokus kepada cara membelanjakan uang. Mereka juga punya tiga sumber dana penghasilan.
Tapi, kekayaan itu akan didapat dari seberapa banyak pendapatan yang disimpan untuk diinvestasikan. Gaji yang diterima seseorang, jika tidak dikelola dengan baik, akan habis dalam sekejap.

Seorang penulis "I Will Teach You How To Be Rich", Ramit Sethi, menjelaskan rata-rata seorang jutawan menginvestasikan 20 persen pendapatannya setiap tahun.
"Kekayaan mereka tidak diukur setiap tahun, tapi bagaimana mereka menyimpan dan menginventasikan uangnya bertahun-tahun," kata dia.

Kabar baiknya, lanjut Sethi, siapa saja bisa memulai menabung. Tak perlu menunggu untuk kaya untuk berinvestasi dan mengambil manfaat dari investasi tersebut. Yang diperlukan hanyalah kepintaran dalam berinvestasi dan memulainya sesegera mungkin. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar